Effective Microorganism (EM)
Jakarta Green Monster :: Kamis, 02/07/2009, 14:38 WIBEM banyak digunakan untuk mendukung kehidupan sehari-hari dan digunakan untuk beberapa tujuan antara lain membuat pakan ayam, menjernihkan air limbah, mengendalikan hama dan penyakit tanaman, menghilangkan bau dipeternakan, memproses obat tradisional dan sebagaianya. Sebagai contoh EM dicampur alkohol, tetes dan tanaman toga dapat digunakan sebagai pestisida.
Fungsi EM pada dasarnya adalah untuk memfermentasikan bahan organik dalam tanah. Hasil fermentasi ini berupa gula, alkohol, vitamin, asam laktat, asam amino dan senyawa organik lainnya. Sedangkan dalam EM tersebut mwngandung mikroorganisme yang sangat berguna yaitu;
- Bakteri fotosintesis. Bakteri tersebut mensintesis nitrogen, gula, dan senyawa bioaktif lainnya. Caranya dengan mengambil hasil sekresi, bahan organik dan gas berbahaya, hasil metabolismenya langsung dapat diserap oleh tanaman. Atau sebagai bahan untuk menumbuhkan mikroorganisme lainnya yang berguna bagi tanaman.
- Lactobacillus yang merupakan sterilisan yang kuat, lactobacillus dapat menekan beberapa mikroorganisme berbahaya dan mendekomposisi bahan organik dengan cepat. Selanjutnya ragi. Yang ini mampu memproduksi senyawa berguna bagi tanaman melalui proses fermentasi.
- Actinomycetes, ini mengubah asam amino dan senyawa lainnya yang diproduksi bakteri fotosintesis menjadi antibiotik bagi tanaman. Fungsi antibiotik adalah mengontrol patogen dan menekan pertumbuhan cendawan berbahaya dengan memecah chitin cendawan. Bakteri ini menciptakan lingkungan ideal untuk pertumbuhan bakteri menguntungkan lainnya.
- Cendawan fermentasi yang berfungsi mendekomposisi bahan organik untuk memproduksi alkohol ester dan senyawa antimikroba. Cendawan ini dapat mengontrol bau dan mencegah serangan hama.
Untuk megetahui lebih jauh tentang pengurai ini bisa dibuka di www.bsl-online.com
Semoga bermanfaat
Marsono
Petani Organik
Sumber : Milis Green Life Style
Info lebih lanjut : komunitasorganik@yahoo.co.id



















