Menghitung Harga Dasar Air Minum

Jakarta Green Monster :: Sabtu, 19/12/2009, 17:38 WIB

Masyarakat perkotaan sudah terbiasa dengan hal-hal yang instan bahkan sampai untuk urusan minumpun tidak mau direpotkan, dan air minum kemasan menjadi pilihan yang paling praktis saat ini.

Air minum kemasan merupakan alternatif disaat semua harga bahan bakar minyak melambung tinggi. Apalagi dengan adanya air minum kemasan isi ulang tanpa harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar, menunggu air mendidih hingga menghabiskan banyak bahan bakar, air minum sudah siap ditenggak.

Di toko atau supermarket harga satu gallon air minum isi ulang 19 Liter kurang lebih sekitar Rp 10.000,- yang artinya diperlukan uang Rp 526,31,- untuk dapat satu liter air minum. Entah harga tersebut termasuk mahal atau terlalu murah, agar memudahkan dalam perhitungan kita anggap saja harga satu liter air minum tersebut merupakan harga standar dan memang sudah yang paling murah. Sekarang mari kita bandingkan dengan harga yang harus dibayar jika kita membeli air minum dalam kemasan gelas dan botol.

Air minum kemasan gelas isi 240 mL biasanya dijual dengan harga Rp 500,- per gelas dan kemasan botol 600 mL seharga Rp 2.000,- untuk satu botol. Coba perhatikan kemana larinya uang yang dibelanjakan selama ini.

Satu liter air minum isi ulang atau sama dengan seribu mili liter dijual dengan harga Rp 526,31,- dan berarti untuk satu mili liter sama dengan Rp 0,52,-.

  • 1 L = 1000 mL = Rp 526,31,-
  • 1 mL = Rp 0,52,-


Jika dikalikan 240 mL dan 600 mL maka harga seharusnya yang kita bayar adalah Rp 126,31,- dan Rp 315,6,-.

  • 240 mL x Rp 0,52,- = Rp 126,31,-
  • 600 mL x Rp 0,52,- = Rp 315,6,-


Selisih untuk air minum kemasan gelas sebesar Rp 373,68,- dan untuk ukuran botol 600 mL Rp 1.684,4,- yang kita terima dalam bentuk kemasan plastik.

  • Rp 500,- ― Rp 126,31,- = Rp 373,68,-
  • Rp 2.000,- ― Rp 315,6,- = Rp 1.684,4,-


Kemasan plastik tersebut tidak akan bertahan lama dan hanya dapat digunakan sekali pakai, setelah air habis diminum akan langsung menjadi sampah.

Sehingga berdasarkan perhitungan diatas, dari Rp 500,- yang dibelanjakan untuk air minum sebenarnya kita telah membeli sampah seharga Rp 373,68,- atau yang lebih parah lagi dari Rp 2.000,- untuk 600 ml air minum kemasan, kita telah menjadi donatur kerusakan lingkungan sebesar Rp 1.684,4,-. Angka yang sangat besar, apalagi masih banyak yang belum mengetahui hal ini.

Dengan tahu lebih dahulu tentu sudah saatnya kita mengubah kebiasaan demi masa depan bumi yang lebih baik, yaitu dengan membiasakan diri membawa botol minum jika sedang berada di luar rumah. Selain ikut mengurangi pencemaran limbah plastik, membawa air minum sendiri juga menjaga kemungkinan terkena penyakit dari air minum kemasan yang telah terjemur panas matahari ~bahan kimia dari botol plastik akan tercampur dengan air jika botol terkena suhu panas~ dan air minum kemasan palsu.

Jika teman-teman memiliki perhitungan lebih detail termasuk ongkos yang dibebankan dari tiap-tiap kemasan silahkan disharing.

Oleh : Ferdixn

Sharing Artikel:
  • Print this article!
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MyShare
  • MySpace
  • Turn this article into a PDF!
  • RSS
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
Kategori Artikel : Artikel

Leave a Reply